Perbedaan Converse Chuck 70s | Lavavela Look
Connect with us

Fashion

Perbedaan Converse Chuck 70s dan Converse Chuck Taylor All Star

Published

on

Perbedaan Converse Chuck 70s dan Converse Chuck Taylor All Star memang tidak diketahui oleh semua orang. Converse sendiri, memiliki popularitas yang cukup terjaga hingga zaman sekarang.

Hal ini dikarenakan desain sepatu sederhana dan harga yang murah, menjadi keunggulan utama dari salah satu brand sepatu ternama yang satu ini. Sehingga, banyak anak-anak muda yang masih menggunakan sepatu ini dengan berbagai tipe dan model yang semakin beragam.

Akhir-akhir ini banyak sekali ditemukan anak-anak muda baik pria maupun wanita yang menggunakan sepatu Converse Chuck 70s. Chuck 70s sendiri memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh seri Converse Chuck Taylor All Star.

Maka dari itu, tim Lavavela Look akan mengupas dan menjawab pertanyaan dari kalian tentang Perbedaan Converse Chuck 70s dan Converse Chuck Taylor All Star.

Apa Itu Converse 70s

Perbedaan Converse 70s, Apa itu Converse 70s, Converse 70s, Converse 70s vs fake

Converse Chuck Taylor All Star 70s, atau sering kita kenal dengan Converse 70s, merupakan bentuk dari pengembangan dari model klasik sepatu Converse Chuck Taylor All Star. Sepatu ini merupakan model pengembangan dari sepatu basket Converse yang pernah diperkenalkan pada tahun 1917.

Beberapa desain dan detail dari sepatu ini diperbaharui, seperti pada bagian kap karet yang lebih besar di bagian depan, bahan kanvas yang lebih tebal, serta perbaikan pada bagian sol dan insole untuk memberikan penggunanya kenyamanan ekstra.

Akhir-akhir ini, Converse Chuck 70s mulai menjadi populer kembali karena memiliki desain sederhana dan memiliki kesan mode retro yang banyak digandrungi oleh anak-anak muda. Selain itu, perbedaan Converse Chuck 70s dengan Classic Converse Chuck Taylor All Star adalah kualitas bahan sepatu yang memiliki banyak peningkatan.

Sehingga, pada jenis ini sepatu tidak mudah rusak dan memiliki tingkat ketahanan yang tinggi untuk digunakan beraktivitas sehari-hari.

Namun, kita perlu membahas sedikit tentang sejarah Sepatu Converse ini, dimana sudah menjadi salah satu merek sepatu yang sangat populer dalam kurun waktu lebih dari 100 tahun. Apakah kamu tahu, siapakah pendiri Converse Company sebenarnya? dan bagaimana sepatu Converse bisa terkenal dan digunakan banyak orang pada zaman itu?

Marquis Mills Converse, merupakan pria asal Amerika Serikat yang menjadi pendiri dari Converse Company pada Februari, tahun 1908, di Malden, Massachusetts, Amerika Serikat. Awalnya, Marquis bekerja sebagai manajer dari sebuah perusahaan sepatu. Namun, ia memilih untuk keluar dari pekerjaannya dan membuka perusahaan sepatu karet sendiri yang diberi nama “Converse” sesuai dengan nama belakangnya.

Pada tahun 1910, Perusahaan milik Marquiss berhasil memproduksi 4.000 pasang sepatu setiap harinya. Tahun 1915, Converse Company mulai membuat sepatu olahraga Tenis, dan mulai sejak saat itu, penjualan sepatu semakin berkembang pesat.

Converse Company mulai mencicipi puncak kesuksesan pada tahun 1917, dimana Converse All Star mulai diperkenalkan sebagai sepatu basket. Popularitas sepatu Converse melambung tinggi setelah mengeluarkan tipe sepatu Converse Chuck Taylor All Star yang diperuntukkan untuk pemain basket.

Namun kalian pasti bertanya-tanya, Siapakah Chuck Taylor itu? Bagaimana Chuck Taylor bisa terlibat dalam salah satu tipe sepatu milik Converse?

Charles Hollis “Chuck” Taylor, adalah pria kelahiran Brown County, Indiana, Amerika Serikat, pada 24 Juni, tahun 1901 merupakan seorang pemain basket semi-profesional dan pelatih basket sekolah menengah di Indiana, pada tahun 1917. Saat itu, ia sedang mencari merk sepatu yang bisa mendukung dan memberikan kenyamanan yang diperlukan oleh pemain basket.

Singkat cerita, Taylor membeli sepasang sepatu Converse yang sudah banyak dikenal sebagai sepatu basket. Namun ia mengeluh merasakan sakit pada bagian kaki ketika menggunakan sepatu tersebut. 

Kemudian, Chuck Taylor mengunjungi toko sepatu Converse di North Reading, Massachusetts. Di hari itu, Chuck bertemu dengan Marquis Mills Converse, dan memberikan beberapa masukan mengenai perbaikan desain sepatu, terutama pada bagian sol dan dukungan untuk pergelangan kaki agar pemain basket merasa lebih nyaman.

Kemudian pada tahun 1921, Taylor bergabung dengan Converse pada tahun 1921 sebagai penasihat pemasaran dan penjualan. Taylor juga menjadi juru bicara merek sepatu legendaris dan memberikan pelatihan dan demonstrasi mengenai keunggulan sepatu Converse All Star.

Sejak saat itu, Marquis Mills melihat potensi dari saran-saran yang diberikan Chuck dan mengabadikan nama Taylor pada logo sepatu Converse All Star dengan penambahan tanda tangan dan gambar bintang yang ikonik di bagian belakang dan samping sepatu.

Baca Juga: Cara Membersihkan Sepatu Putih Yellowing

Perbedaan Converse Chuck 70s Dengan Converse All Star Classic

Converse Chuck 70s memang memiliki beberapa keistimewaan yang tidak dimiliki pada seri Converse Chuck Taylor All Star. Salah satunya adalah dalam segi pemilihan bahan yang pastinya Converse 70s lebih kuat dan memiliki kesan premium.

Berikut ini Lavavela Look akan mengupas Perbedaan Converse Chuck 70s Dengan Chuck Taylor All Star:

1. Eyelets (Lubang Tali)

Pada Converse 70s dan Converse Chuck Taylor All Star, sama-sama memiliki tujuh lubang eyelets yang terbuat dari nylon, namun milik Converse 70s lebih tebal bahannya. Selain itu, tali pada Converse 70s juga memiliki bahan yang lebih tebal dengan tekstur yang sedikit kasar.

2. Tounge Shoes (Lidah Sepatu)

Converse Chuck Taylor All Star, terdapat label berbentuk persegi bertuliskan All Star sebagai penegasan branding. sedangkan milik Converse Chuck 70s tidak.

3. Toe Cap

Perbedaan lainnya adalah Toe Cap milik Converse Chuck Taylor All Star lebih panjang dari pada milik Converse 70s. Tujuan Converse membuat Toe Cap yang panjang adalah untuk melindungi jari kaki si pengguna, apalagi jika pengguna terbiasa menggunakan sepatu yang kendor.

4. Warna

Pada Converse Chuck Taylor All Star, warna Toe Cap dan Mid Sole lebih cerah dengan warna dove. Sedangkan milik Converse 70s, memiliki warna putih cream seperti warna putih tulang, dengan sentuhan glossy/mengkilap. Sehingga perbedaan Converse 70s dengan Converse Chuck taylor All Star sangat terlihat dari segi warna.

5. Insole

Pada Converse 70s memiliki insole yang lebih empuk dari pada Convese All Star, karena diberikan penambahan satu lapisan busa agar lebih nyaman.

6. Label Belakang

Label sol pada bagian belakang sepatu, Converse 70s memiliki warna hitam dengan aksen timbul yang sangat khas yang bertuliskan “Converse All Star Chuck Taylor”. Sedangkan milik All Star bertuliskan “Converse All Star” saja dengan aksen yang lebih tipis berwarna putih.

7. Harga

Dengan berbagai penambahan dan pembaruan dari seri Converse 70s, harga yang di banderol pasti juga akan berbeda. Pada umumnya, Harga Converse 70s sekitar Rp. 1.100.000 . Sedangkan untuk Converse Chuck Taylor All Star dibanderol dengan harga Rp. 900.000 .

Baca Juga: Style Sepatu Converse Tinggi Wanita Bergaya Kekinian

Keunggulan Converse Chuck Taylor 70s All Star

Converse 70s high cut merupakan salah satu jenis yang paling banyak digunakan oleh anak-anak muda pada zaman sekarang. Salah pengguna setia sepatu ini adalah anak-anak yang berasal dari skena musik.

Fenomena ini terjadi karena, harga Converse 70s yang terjangkau dan memiliki daya tahan kuat untuk kita gunakan beraktivitas. Sepatu Converse juga mudah kamu kombinasikan dengan berbagai jenis outfit kekinian untuk mengikuti trend fashion.

Oleh karena itu, peminat sepatu Converse tidak pernah berkurang, karena memiliki ciri khas yang telah melekat dan disukai oleh banyak orang dari awal dikenalkan kepada dunia, hingga sekarang, dimana banyak sekali merek sepatu dengan kualitas yang tidak kalah bagusnya.

Untuk membedakan Converse 70s vs fake sendiri juga tergolong sangat mudah untuk orang yang berencana membeli sepatu ini. Sehingga kamu bisa melihat Perbedaan Converse Chuck 70s, dengan kasat mata.

Sekian bahasan Lavavela Look tentang Perbedaan Converse Chuck 70s dan Converse Chuck Taylor All Star. Semoga dari tulisan yang telah kami buat, kamu bisa mengerti perbedaan Converse 70s dan mengapa kamu harus memilikinya untuk mengetahui kualitas terbaik salah satu produk dari Converse.

Terima kasih.

Advertisement iklan murah
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com